Banyak laki-laki di Indonesia yang menginginkan pasangan yang patuh dan menurut. Hal ini bersumber dari gambaran keluarga ideal yang sudah ditanamkan sejak kecil.
Namun, istri juga merupakan manusia. Sebagai manusia, Anda tidak bisa memintanya untuk mengiyakan segala apa yang Anda kehendaki. Istri bisa berpikir, merasakan, hingga memiliki kehendak sendiri. Patuhnya istri pada suami juga tak bisa dimaknai secara sempit.
Sebab bila istri patuh secara buta pada suami, ia justru bertindak syirik. Kepatuhan yang sehat adalah kepatuhan yang berdasarkan pada nilai agama, norma, dan hukum yang berlaku.
Nah, untuk membantu rumah tangga Anda kembali harmonis, berikut ini beberapa cara mendidik istri supaya nurut sama suami.
1. Bertindak sesuai Agama, Norma, dan Hukum
Suami bukan Tuhan atau dewa. Suami juga merupakan manusia biasa yang memiliki cela. Maka dari itu, bila Anda ingin dituruti istri, Anda pun harus melakukan tindakan yang sesuai agama, norma, dan juga hukum. Misalnya kepatuhan untuk bersikap tidak suudzon.
Sikap suudzon atau berprasangka buruk adalah sikap yang memang harus dihindari dalam agama. Jadi, bila Anda ingin istri menuruti sikap ini, Anda sudah melakukan hal yang benar.
Berbeda bila Anda membuat aturan-aturan sendiri. Misalnya, Anda ingin istri diam saja ketika Anda sibuk dengan hobi yang mahal.
Tentu ini tidak baik. Apalagi bila Anda membangun keluarga Anda berlandaskan agama islam. Dalam agama Islam, suami berperan sebagai pencari nafkah untuk istri dan anaknya. Ketika hobi Anda sampai membuat kewajiban Anda terabaikan, tentu istri wajar bila marah
2. Jadilah Pria yang Berwawasan Luas
Salah satu cara mendidik supaya istri nurut sama suami yang paling penting adalah memastikan Anda “terdidik” terlebih dahulu.
Lantaran, seperti diterangkan sebelumnya, istri juga manusia yang dapat berpikir dan berlogika. Mereka tidak akan mau menuruti kehendak Anda yang dianggap tidak masuk akal.
Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk menjadi sosok suami yang pintar. Anda harus menunjukkan kualitas diri sebagai laki-laki yang berwawasan luas, logis, dan juga kritis. Tanpa Anda meminta pun, istri bisa langsung menuruti pendapat dan keputusan Anda.
Bagaimana cara agar bisa menjadi pria yang pintar? Banyak sekali caranya. Mulailah dengan rutin membaca buku, membaca koran atau berita, hingga menikmati tayangan-tayangan yang mendidik.
3. Menjadi Contoh yang Baik
Selain perlu menjadi suami yang pintar, Anda juga perlu menjadi suami yang baik. Anda harus mampu mencontohkan tindakan yang bermoral, tidak melanggar hukum, dan sesuai norma di masyarakat.
Cara ini memang bukan cara mendidik istri secara langsung. Namun justru akan lebih mengena bagi istri Anda.
Coba bayangkan bila Anda telah memperistri wanita yang sangat baik agamanya. Masa, Anda ingin ia mengikuti semua yang Anda putuskan padahal ilmu agama Anda lebih buruk? Bila Anda ingin dituruti, Anda harus menunjukkan kualitas diri yang lebih baik dulu.
Belajarlah mulai sekarang untuk bersikap dewasa dan bijak. Jangan egois dan mementingkan diri sendiri. Prioritaskan setiap tindakan Anda untuk kebaikan bersama.
Istri akan memandang Anda sebagai pemimpin keluarga idaman dengan moral yang baik. Ia pun dengan senang hati menuruti keputusan-keputusan yang Anda buat.
4. Kajian Agama Bersama
Mengikuti kajian bersama juga bisa menjadi salah satu cara untuk membuat istri menjadi sosok yang Anda inginkan. Saat ini, sudah sering terselenggara kajian agama untuk tema-tema kehidupan berumah tangga.
Apalagi bila Anda tinggal di kota besar seperti Jakarta, Palembang, Makassar, Bandung, dan lain sebagainya.
Selain bisa mengubah perilaku istri, Anda juga bisa memperbaiki diri sendiri. Anda bisa belajar cara berkomunikasi yang baik dengan istri, cara menyenangkan satu sama lain, dan lain sebagainya.
5. Mengingatkan Kesepakatan Awal
Idealnya, sebelum kita menikah kita sudah membicarakan peran masing-masing. Apakah nanti suami jadi satu-satunya yang bekerja? Apakah nanti istri juga sebaiknya ikut bekerja?
Peran dalam rumah tangga harus disepakati oleh kedua belah pihak dengan ikhlas. Tak boleh ada paksaan sebab kelangsungan rumah tangga yang jadi taruhannya.
Misalnya, sejak sebelum menikah, Anda dan pasangan sudah sepakat untuk membagi peran. Suami menjadi pemimpin, dan istri menjadi pengikut. Jadi, meski tidak menuruti secara buta pun, default-nya istri akan memprioritaskan keputusan suami.
Nah, bila sudah ada perjanjian seperti ini, tentu segalanya jadi lebih mudah. Anda tidak akan menghadapi kesulitan besar mendidik istri supaya nurut sama suami.
Anda tinggal meminta istri agar mengingat kesepakatan yang dulu. Sekiranya istri ingin berubah pun, Anda bisa mendiskusikannya baik-baik sebagai sesama orang dewasa.
6. Mendidik dengan Sabar dan Lembut
Didiklah istri Anda agar menjadi sosok yang lebih baik dengan sabar dan juga lembut. Bagaimanapun juga, ia merupakan pasangan hidup Anda. Dan bagi istri Anda, Anda adalah pria yang ia pilih untuk dijadikan pendamping hidup.
Bila Anda kasar atau terlalu memaksakan diri, tentu rasa cinta yang sudah dibangun bisa tercederai. Dan bila seorang wanita sudah tercederai hatinya, ia akan sulit memulihkan perasaannya yang dulu lagi.
Bagaimana cara mendidik istri dengan lembut? Pertama, tentu Anda harus selalu bersabar.
Kedua, jangan pernah menggunakan kata-kata yang kasar dan menyinggung hati. Sebab secara umum, perasaan perempuan jauh lebih peka dari perasaan laki-laki.
7. Memuji dan Berterima Kasih ke Istri
Saat istri Anda menuruti keputusan Anda, jangan ragu untuk memujinya. Dengan demikian, istri akan merasa senang atas apa yang dilakukan. Selain memuji, ucapkan juga terima kasih apabila istri menuruti keputusan yang sangat besar untuk Anda.
Misal, Anda diharuskan pindah kerja keluar kota. Mulanya, Anda hanya ditugaskan 3 bulan, namun kantor ternyata ingin menempatkan Anda secara permanen. Padahal, sebelum menikah, istri sudah menyatakan ingin tinggal di dekat orangtuanya.
Bila istri sampai mengikuti Anda ke luar kota, tentu pengorbanannya tak bisa disebut sepele. Sudah selayaknya Anda mengucapkan terima kasih ketika istri mau mengalah dalam situasi seperti ini.
8. Jangan Otoriter
Jangan bersikap otoriter dan antikritik. Tidak jarang suami yang dengan maksud mendidik istri supaya nurut sama suami lantas bersikap bak diktator. Mereka hanya mau dituruti, tanpa mau dikritik atau diberi saran sama sekali.
Mungkin, dengan sikap galak seperti ini, istri Anda akan menurut. Tapi ia melakukannya karena ketakutan dengan sikap Anda yang keras.
Rumah tangga Anda pun terancam kelanggengannya. Sebab sewaktu-waktu, istri bisa mencapai titik di mana ia tidak tahan lagi dengan sikap tersebut.
9. Hindari Merendahkan Istri
Be gentlemen. Seorang suami yang gentlemen tidak akan merendahkan orang yang disukainya sendiri. Bahkan meski orang tercinta tersebut bertindak tidak menurut kepada kita.
Ingat, istri bukanlah robot. Ia tak akan bisa selalu menuruti keputusan atau kemauan Anda. Makanya, jangan bersikap merendahkan ibu dari anak-anak Anda tersebut. Jangan juga membandingkan istri dengan orang lain yang menurut Anda lebih baik.
10. Jangan Terlalu Ketat
Jangan meminta istri menuruti semua yang Anda inginkan. Ada hal-hal yang tidak seyogyanya dipaksakan kepada istri. Makanya, buat garis batas antara hal-hal yang krusial dan yang tidak.
Hal-hal krusial yang harus dituruti haruslah memprioritaskan kepentingan bersama, dan sesuai nilai-nilai yang dianut.
Bilapun Anda sibuk memaksa istri menuruti 100% diri Anda, yang ada Anda akan pusing sendiri. Istri pun juga jadi jengah sehingga bisa jengkel kepada Anda.
11. Beri Kado dan Turuti juga Keinginannya
Apakah Anda ingin istri Anda menggunakan baju dengan model tertentu? Anda mungkin ingin istri Anda tampil lebih feminin. Atau, Anda ingin istri Anda tidak menggunakan makeup terlalu tebal.
Dalam hubungan suami-istri, hal-hal seperti ini wajar diminta satu sama lain. Tapi ingat ya, jangan cuma maunya dituruti saja. Anda pun sekali-kali harus menuruti istri Anda.
Misalnya, istri Anda ingin Anda tampil wangi dengan parfum. Mendapati keinginan tersebut, tak ada salahnya untuk menurutinya. Nanti, sebagai timbal baliknya, istri pasti akan berbalik menuruti keinginan Anda.
Sumber :priaceria.com

